Bangkai Penyu Terdampar di Pantai Kec.Krueng Sabee, Aceh Jaya
ACEH JAYA,- Sebuah bangkai penyu hijau ditemukan terdampar di kawasan Pantai Pasie Luah, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya. Setelah ditemukan pada sore hari, satwa yang dilindungi tersebut langsung dikuburkan di sekitar pantai oleh warga setempat.
Ketua Konservasi Penyu Aroen Meubanja, Murniadi, yang akrab disapa Dedi Penyu, mengungkapkan bahwa penyu hijau yang bernama latin Chelonia mydas ini diduga mati karena terjerat jaring nelayan. "Bila dilihat dari bekas di bagian leher, kuat dugaan penyu tersebut mati akibat terjerat jaring nelayan," ujarnya.
Murniadi juga menyatakan bahwa sepanjang tahun 2024, sudah ada tiga penyu yang ditemukan mati di wilayah Aceh Jaya. "Terdiri dari dua penyu lekang dan satu penyu hijau. Rata-rata matinya disebabkan terjerat jaring nelayan," jelasnya.
Di perairan Aceh Jaya, terdapat empat jenis penyu yang dilindungi, yaitu penyu lekang, penyu belimbing, penyu sisik, dan penyu hijau. Murniadi berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kelangsungan hidup penyu-penyu ini.
"Penyu adalah binatang langka dan dilindungi. Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Kami berharap agar semua pihak bersama-sama melindungi hewan ini," tutupnya.


