Tegas Soal Anggaran Bencana, Bobby Nasution: Pusat Janji Tambah Dana Pemulihan Sumut

Masyarakat Sumatera Utara, Berharap Bobby Majukan Sumut

Tegas Soal Anggaran Bencana, Bobby Nasution: Pusat Janji Tambah Dana Pemulihan Sumut
Foto Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

MEDAN, AKTUALITASNEWS.COM — Gubernur Bobby Nasution menyatakan pemerintah pusat merespons positif usulan penambahan anggaran pemulihan pascabencana di Sumatera Utara. Sebelumnya, Bobby menilai alokasi anggaran sebesar Rp2,1 triliun tidak realistis untuk memulihkan kerusakan yang terjadi akibat bencana di sejumlah daerah.

Bobby mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian PPN/Bappenas telah memberikan sinyal akan menambah anggaran tersebut, meski jumlah pastinya belum disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumut.

“Insyaallah kata Kepala Bappenas, insyaallah akan ditambah, tapi angkanya belum terinfokan ke kita (Sumut),” ujar Bobby, Jumat (13/3/2026).

Menurut Bobby, anggaran pemulihan tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh kementerian dan lembaga sesuai dengan bidang penanganannya. Karena itu, dana tersebut tidak akan masuk melalui kas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Ia menegaskan, sikap keberatan yang disampaikan sebelumnya bukan soal pengelolaan dana oleh daerah, melainkan agar pemerintah pusat benar-benar menjadikan Sumatera Utara sebagai prioritas dalam program penanganan bencana nasional.

“Dana yang kemarin kita agak sedikit keberatan itu hanya untuk kementerian dan lembaga, jadi bukan dana yang akan masuk ke pemerintah daerah. Yang kami inginkan bagaimana kementerian dan lembaga benar-benar menjadikan Sumatera Utara bagian penting dalam penanganan bencana,” jelasnya.

Sebelumnya, Bobby secara terbuka menyatakan bahwa alokasi Rp2,1 triliun dari kebutuhan sekitar Rp30 triliun dinilai tidak masuk akal untuk memulihkan kerusakan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.

LPKKI: Rp30 Triliun Angka Realistis

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah dan Kejahatan di Indonesia, Feri Sibarani, menilai kebutuhan anggaran sekitar Rp30 triliun untuk pemulihan pascabencana di Sumut merupakan angka yang realistis.

Menurutnya, besaran tersebut diperoleh dari berbagai perhitungan dan kajian sejumlah pihak terkait kerusakan infrastruktur, permukiman, serta dampak sosial yang ditimbulkan oleh bencana yang terjadi pada akhir Desember lalu.

“Mendengar nilai Rp30 triliun itu diperoleh berdasarkan penghitungan dari semua pihak dan unsur, menurut kami adalah angka yang sangat realistis. Karena faktanya bencana akhir Desember lalu telah meluluhlantakkan beberapa daerah di Sumut,” kata Feri kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).

Feri menegaskan bahwa pemulihan korban dan daerah terdampak merupakan tanggung jawab negara sehingga tidak seharusnya dibatasi oleh pertimbangan anggaran semata.

“Semua itu wajib ditanggulangi oleh negara. Negara tidak boleh berhitung ketika menyangkut pemulihan korban dan dampak bencana,” ujarnya.

Ia juga menilai bencana yang terjadi di Sumatera Utara merupakan tragedi kemanusiaan yang menyedihkan karena menimbulkan kerusakan luas dan penderitaan bagi masyarakat.

“Situasinya saat itu sangat memprihatinkan. Banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan. Berdasarkan hasil kajian sejumlah pihak, bencana tersebut juga dipicu oleh aktivitas manusia yang merusak lingkungan,” tambahnya.

Kebutuhan Dana Pemulihan

Berdasarkan data rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P), kebutuhan dana pemulihan di Sumatera Utara diperkirakan mencapai sekitar Rp30 triliun. Dana tersebut direncanakan bersumber dari APBN, APBD provinsi, serta APBD kabupaten/kota terdampak.

Bobby menjelaskan bahwa pembiayaan tersebut akan dibagi sesuai kewenangan masing-masing tingkatan pemerintah.

“Memang semua Rp30 triliun tidak mungkin dari satu sumber. Ada bagian pekerjaan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang terdampak,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa dana transfer ke daerah (TKD) untuk Sumut yang telah dicairkan sejauh ini mencapai sekitar Rp430 miliar dari total Rp1,2 triliun. Pemerintah Provinsi Sumut berencana mengumumkan rincian alokasi dana tersebut menjelang Idulfitri tahun ini.

Editor: Lambertus, SH
Sumber: Wawancara dan media online.

Kepada seluruh warga masyarakat, diharapkan partisipasinya, agar dapat membantu Redaksi, jika mengetahui ada peristiwa, informasi, data, dokumen, video, gambar, peristiwa kejahatan narkoba, BBM Ilegal, Korupsi Pejabat Pemerintah, BUMN, PTPN, Rumah sakit, oknum-oknum penegak hukum, kebakaran, longsor, banjir bandang, Dll, silahkan kirimkan ke Redaksi melalui Email: Aktualdetik19@gmail.com dan nomor WA: 085363814752.