Program I’M Jagong di Kec. Kejuruan Muda, Dandim 0117 Aceh Tamiang Panen Perdana

Program I’M Jagong di Kec. Kejuruan Muda, Dandim 0117 Aceh Tamiang Panen Perdana

ACEH TAMIANG,- Komandan Kodim 0117 Aceh Tamiang Letkol Inf Andi Ariyanto, S.IP, M.IP melakukan panen perdana jagung program I’M Jagong Kampung Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (7/10/2024).

Panen perdana jagung program I'M Jagong yang dilakukan di areal lahan seluas 4 Hektare yang sudah tidak digarap atau lahan tidur kemudian difungsikan TNI menjadi kebun jagung dan panen jagung ini merupakan program Kodam Iskandar Muda dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan untuk memenuhi kuota pangan jenis jagung di wilayah provinsi Aceh.

“Terima kasih pak bupati karena telah mengizinkan kami memanfaatkan lahan tidur ini, Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, kita berhasil panen perdana hari ini,” kata Dandim 0117/Atam Letkol Inf Andi Ariyanto.

Dandim menjelaskan kegiatan panen varian unggulan jagung perdana I’M jagong dilaksanakan oleh Kodim 0117/Aceh Tamiang ini merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan di masyarakat dan pihaknya berharap kegiatan panen ini dapat memberikan peningkatan penghasilan masyarakat yang sejahtera.

Letkol Inf Andi Aryanto mengatakan, jagung juga kaya akan vitamin dan mineral serta serat gizi yang paling tinggi terkandung magnesium (Mg), bahkan membantu mengurangi kemungkinan terkena penyakit diabetes dan darah tinggi.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Tamiang Drs Asra mengatakan, tanaman jagung merupakan salah satu tanaman pangan unggulan di bumi Muda Sedia Aceh Tamiang, selain padi dan ubi kayu."Komoditas jagung merupakan salah satu komoditas andalan nasional yang potensial untuk mempertahankan ketahanan pangan dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan pendapatan petani, “jelasnya.

Menurutnya, jagung memiliki pangsa pasar yang besar karena komoditas jagung merupakan bahan pangan kedua setelah beras. “Untuk itu, marilah kita senantiasa membudidayakan tanaman jagung  sebaik mungkin dan  mempertahankan lahan pertanian sebagai penyangga stabilitas ekonomi Aceh Tamiang, ” ujar Asra seraya berharap kiranya program yang dilakukan ini dapat berlanjut di tahun mendatang.