Usai Makan MBG, 36 Santri Ponpes Al Hijrah Ngawi Dirawat Diduga Keracunan

Usai Makan MBG, 36 Santri Ponpes Al Hijrah Ngawi Dirawat Diduga Keracunan

Ngawi – Puluhan siswa dan santri Pondok Pesantren Al Hijrah Karangasri, Desa/Kecamatan Karangasri, Kabupaten Ngawi, mengalami dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para korban saat ini menjalani perawatan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di wilayah Ngawi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026. Para santri laki-laki diketahui menyantap makanan MBG sekitar pukul 13.00 WIB usai melaksanakan salat Jumat. Sementara itu, santriwati perempuan mengonsumsi makanan yang sama pada pukul 18.30 WIB setelah salat Magrib. Makanan tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, para santri mulai merasakan gejala seperti diare, mual, dan pusing. Kondisi tersebut membuat pihak pesantren segera membawa para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Para santri dirawat di Puskesmas Padas, Puskesmas Kasreman, Puskesmas Ngawi Purba, RSU Geneng, serta RSUD dr Soeroto. Dari total sekitar 36 santri dan santriwati yang terdampak, sebagian telah diperbolehkan pulang, sementara 27 lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya dugaan keracunan massal tersebut. Ia menyatakan bahwa para korban mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Padas dan RSUD dr Soeroto.

Pihak kepolisian dan instansi terkait kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.