Pigai: Inisiatif Prabowo Mediator Iran, Saya Umur 5 Tahun Belajar HAM, Berapa Standard IQ Menteri ?

Pigai: Inisiatif Prabowo Mediator Iran, Saya Umur 5 Tahun Belajar HAM, Berapa Standard IQ Menteri ?

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menyatakan bahwa langkah Presiden Prabowo Subianto yang berinisiatif menjadi mediator dalam konflik Iran merupakan bentuk intervensi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa perang pada dasarnya bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan nurani setiap manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurutnya, perang yang berlarut-larut tidak boleh dibiarkan karena dampaknya meluas dan mengancam kemanusiaan global.

Pigai mengajak seluruh elemen, mulai dari individu, komunitas, para pemimpin, hingga negara besar maupun kecil, untuk memiliki kepedulian serta tanggung jawab moral bersama dalam mendorong terciptanya perdamaian, termasuk di kawasan Timur Tengah.

“Setiap pihak memiliki kepentingan sekaligus kewajiban moral untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).

Ia menilai keinginan Prabowo untuk mengambil peran sebagai juru damai merupakan kontribusi nyata Indonesia dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dan damai. Menurut Pigai, tidak ada yang keliru dari upaya tersebut, justru langkah itu sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendorong perlindungan dan pemajuan HAM di tingkat global.

Pigai juga menekankan bahwa Indonesia tidak perlu merasa kecil atau rendah diri dalam mengambil peran di panggung internasional, terutama dalam upaya menciptakan perdamaian dunia.